Cara Mancing Nila yang Tepat

3 min read

Memancing merupakan hobi yang menyenangkan. Hampir setiap orang memiliki hobi memancing, terutama bapak-bapak. Memancing merupakan hobi yang tidak melelahkan, karena kita hanya duduk menunggu umpan disambar ikan-ikan lapar. Tapi, memancing juga perlu strategi dan trik agar ikan dapat ditangkap dengan mudah. Setiap ikan memiliki ciri khas dan tingkat kesulitan tersendiri untuk dipancing. Di antara beberapa ikan yang cenderung mudah ditangkap adalah ikan nila. Namun demikian, tetap saja perlu trik dan cara mancing nila yang jitu agar tangkapannya lebih cepat berhasil.


Nila merupakan salah satu ikan yang sudah sangat populer di masyarakat. Cara mancing nila terbilang mudah. Hal itu disebabkan ikan ini dikenal sebagai ikan yang rakus. Nila dapat memakan apa saja, termasuk dalam kondisi yang kenyang sekali pun. Ikan ini memiliki persamaan dengan ikan mujair dalam hal mudah ditangkap. Oleh karena itu, nilai ekonomis ikan nila dan mujair cenderung lebih rendah dibanding ikan lain yang sulit dipancing, seperti ikan mas dan gurame.

Banyak cara untuk dapat mancing ikan nila. Yang perlu diperhatikan untuk memancing ikan ini adalah penggunaan umpan yang dipilih dan ukuran serta rangkaian mata pancing. Agar lebih jelas, berikut penjelasannya:

1. Umpan

Sama halnya dengan ikan mujair, ikan nila merupakan omnivora. Ikan ini memakan segala jenis umpan, baik dari lumut, daun talas, pelet, hingga cacing. Namun, yang paling baik untuk dijadikan umpan sata memancing ikan nila adalah lumut. Lumut yang dapat digunakan adalah lumut berwarna hijau yang biasanya terdapat di genangan air yang tidak terawat, permukaan danau, sawah, dan lain-lain. Sebagian lumut berbentuk kasar sedangkan sebagian lagi memiliki bentuk lembut. Kita dapat menggunakan keduanya. Lumut kasar biasanya disukai oleh ikan nila yang besar. Sedangkan lumut yang lembut biasanya disukai ikan nila yang kecil. Akan tetapi, lumut yang kasar cenderung susah dikaitkan pada kail.

2. Ukuran dan Rangkaian Mata Pancing

Selain umpan, ukuran mata pancing dan rangkaiannya juga penting diperhatikan dalam cara mancing nila. Ukuran pancing dapat menentukan ikan yang kita pancing. Oleh karena itu, sebaiknya pemancing mencari informasi terlebih dahulu, berapa ukuran ikan yang akan dipancing. Misalnya, bertanya kepada pengelola kolam pancing atau bertanya kepada orang yang terbiasa mancing di tempat yang sama.

Ukuran pancing besar hanya dapat dimakan oleh ikan yang besar. Begitu juga sebaliknya, meskipun ukuran pancing kecil juga dapat dimakan oleh ikan berukuran besar. Namun, tidak ada salahnya kita mempersiapkan terlebih dahulu. Umumnya, ukuran pancing yang digunakan untuk memancing nila berukuran kecil. Selain ukurannya, kita juga harus jeli menentukan rangkaian pancing yang digunakan. Apabila rangkaian pancing yang digunakan salah, maka sia-sia saja kita menggunakan pancing yang telah sesuai dengan ukuran ikan yang akan dipancing.

Cara Mancing Nila Badot

Lain halnya saat kita ingin memancing nila yang berukuran besar. Nila yang berukuran besar biasa disebut dengan nila badot. Nila badot adalah ikan nila yang bobotnya mencapai 5 kg lebih. Cara memancing nila badot tentu berbeda dengan cara memancing ikan nila biasa, sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya. Untuk dapat menaklukkan ikan ini diperlukan teknik khusus. Berikut trik cara mancing nila badot:

1. Lokasi

Mungkin di beberapa kolam pemancingan disediakan tempat khusus untuk memancing nila badot. Tapi, jika Anda memutuskan untuk memancing di alam bebas, seperti danau, sungai, atau waduk, maka carilah sumber air yang airnya tidak pernah surut selama satu tahun. Tempat seperti itu biasanya dijadikan habibat ikan nila, termasuk nila badot.

2. Umpan

Untuk mendapatkan nila badot, umpan yang digunakan tentu berbeda dengan umpan yang digunakan untuk memancing nila biasa. Umpan yang dapat digunakan bisa dicari di sekitar habitat nila tersebut, seperti lumut, rumput-rumputan, kangkung, tawon, laron, belalang, ulat bambu, ulat pisang, udang iar tawar, dan lain-lain. Setelah mendapatkan umpan yang pas, yang perlu diperhatikan adalah ukuran umpan yang disediakan. Karena yang akan ditangkap adalah nila berukuran jumbo, maka gunakan umpan dalam ukuran besar.

3. Teknik

Setelah menentukan lokasi dan jenis umpan, trik selanjutnya adalah teknik yang digunakan. Diperlukan teknik khusus agar dapat memancing ikan nila badot ini. Apabila umpan yang digunakan adalah umpan binatang, seperti tawon, udang air tawar, dan ulat bambu, maka tidak ada kesulitan untuk memancingnya. Namun, jika umpan yang digunakan adalah tumbuh-tumbuhan seperti kangkung atau lumut, diperlukan teknik khusus untuk dapat memancing nila badot.

Sebelum digunakan sebagai umpan, usahakan membuat rumpon buatan. Caranya, ikatlah tumbuhan yang digunakan untuk umpan sebanyak 3 hingga 6 tangkai dengan menggunakan tali atau kenur. Panjang tali atau kenur harus lebih panjang dari kedalaman air agar tali dapat mengambang. Apabila digunakan di lokasi yang tepat, maka ikan akan mudah strike.

Selain kedua trik di atas, masih ada cara lainnya untuk dapat memancing ikan nila, yaitu memancing tanpa menggunakan umpan dan kail. Cara yang dimaksud adalah mancing dengan menggunakan kenur, kili-kili, pemberat, dan jaring. Cara ini memag tidak terlalu banyak digunakan oleh pehobi mancing karena sensasi yang didapatkannya tidak seasyik mancing menggunakan umpan atau kail. Namun, tidak ada salahnya jika cara ini dijadikan salah satu referensi Anda untuk dapat memancing ikan nila.

Yang perlu diperhatikan dari memancing dengan menggunakan cara ini adalah sebagai berikut:

1. Tidak diperlukan umpan dan kail.
2. Alat yang digunakan adalah kenur, kili-kili, pemberat, dan jaring.
3. Ukuran jaring yang digunakan maksimal 1 meter persegi. Sedangkan jaring yang menggunakan kenur maksimal 150 cm. Penggunaan jaring kenur yang tidak terlalu besar bermaksud agar jaring dapat mengembang di atas air.
4. Memancing dengan cara ini tepat untuk dapat menangkap ikan yang tidak mau memakan terlalu banyak jenis umpan,
5. Memancing dengan cara ini dapat dilakukan dalam segala cuaca, baik panas, hujan, atau angin.

Memancing dengan cara ini terlihat lebih mudah dibanding memancing dengan cara konvensional, yaitu menggunakan kail dan umpan. Apalagi, alat yang digunakan pun cenderung mudah didapatkan di sekitar kita dengan biaya yang relatif murah. Memancing dengan cara ini dapat diterapkan pada saat liburan keluarga, karena tidak semua anggota keluarga mampu bersabar untuk memancing dengan menggunakan kail dan umpan.

Namun demikian, banyak pehobi memancing profesional tidak menyukai cara ini. Sensasi yang timbul dari memancing dengan cara ini diyakini tidak sememuaskan cara memancing konvensional, yaitu menggunakan kail dan umpan. Para pehobi memancing biasanya mendapatkan kepuasaan saat bisa strike. Sedangkan memancing dengan cara ini tidak memungkinkan pemancing bisa strike karena ikan hanya berhasil ditangkap melalui jaring.

Yang perlu diperhatikan dari memancing dengan cara ini adalah cara ini tidak dapat dilakukan di sembarang lokasi. Apabila kita hendak memancing dengan menggunakan jaring, harus dipastikan kolam yang dijadikan tempat memancing memiliki dasar yang bersih. Karena apabila kotoran ikut terjaring, maka jaring pun akan mudah. Selain itu, memancing dengan cara ini tidak dapat dilakukan apabila target kita adalah memancing ikan nila bandot karena jaring yang digunakan tidak akan kuat menahan berat ikan yang mencapai 5 kg.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *