delissa laa tahzan innallaha ma'ana

Jika Merasakan 5 Hal Ini, Tandanya Kamu Mulai Suka Sama Teman Sendiri

54 sec read

Pepatah mengatakan tak ada pertemanan antara lelaki dan perempuan, Sebab salah satunya pasti akan memiliki perasaan yang dipendam sendiri.

Perasaan tersebut sangat mungkin terjadi sebab bermula dari saling bertemu, sering nyaman, bisa menjadi diri sendiri bahkan merasa senang saat bersamanya sepanjang hari.

Walaupun menyangkal, tetapi beberapa tanda ini menunjukkan bahwa kamu memang memiliki perasaan terhadapnya, berikut 5 tanda-tanda kamu mulai suka sama teman sendiri:

1. Ingin Menghabiskan Banyak Waktu Berdua Saja

Jika kamu mempunyai keinginan untuk menghabiskan banyak waktu berdua saja dengannya maka benih cinta sudah ada dan akan semakin tumbuh besar kepadanya.

Sebab kamu ingin selalu terus bersamanya dan ingin selalu melihat wajahnya.

2. Kesal Saat Membahas Orang yang Disukai

Biasanya teman adalah tempat curhat ketika kita sedang naksir kepada seseorang.

Jika kamu merasa cemburu dan kesal saat teman lawan jenismu menceritakan orang yang disukainya, maka kamu sedang memiliki perasaan terhadapnya.

3. Keinginan Untuk Selalu Ada dan Ingin Selalu Melindungi

Sedekat apapun kalian bersahabat, persahabatan yang normal tidak akan terlalu over protective. Selalu berusaha untuk selalu ada, slalu membantu, bergegas mendatangi untuk memberikan bantuan.

Tentu saja semua itu didorong oleh perasaan cinta dan sayang kepada temanmu sendiri.

4. Saat Kontak Fisik Membuat Jantungmu Berdebar-debar

Hanya sekedar memegang tangannya saja sudah membuatmu merasa girang.

Atau ketika memberikan perhatian atau hanya memberikan ucapan selamat memberikan kebahagiaan yang amat besar sehingga membuat jantungnya berdebar.

5. Penampilan Fisiknya Mulai Menarik Perhatianmu

Pertama kamu tidak begitu peduli dengan penampilannya, tetapi setelah beberapa hari kamu sadar, sekedar senyumannya saja telah bisa membuat hatimu bergetar.

Tanpa kamu sadari, kamu sudah memiliki benih-benih cinta kepada temanmu sendiri.

delissa laa tahzan innallaha ma'ana

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *